Cara Me-Reparasi Hukum, Ham & Birokrasi di Negeri Ini :)

Hmmmm mulai dari mana yah, mulai dari senyuman dulu deh🙂

Pasti kawan-kawan pada heran karena gak biasanya saya update hal-hal seperti ini di blog bertemakan komputer ini. Yah sekali-kali keluar da topik blog gak apalah, lagipula sudah lebih dari 2 bulan saya gak memperbaharui blog ini karena fokus dengan blog Fotografi saya🙂

Suatu ketika ada seorang Bapak Anggota Dewan dari komisi 3, Bapak Aboe Bakar, menanyakan kami, para pemuda, dalam blog nya tentang bagaimana cara memperbaiki Hukum & HAM di tanah air tercinta ini. Maka dengan senag hati saya membuat sepucuk surat dengan hanya 1500 karakter kepada beliau, supaya beliau mendengarkan aspirasi saya sebagao pelajar khususnya. Isi surat tersebut adalah sebagai berikut (mohon disimak yah kawan🙂 )

 

_______________________________________________________________

 

Cara Me-Reparasi Hukum & HAM di Negri ini

                Seperti yang kita tahu hukum di Indonesia bak sebuah ‘Golok’. Sangat tajam di kalangan bawah & tumpul di kalangan atas. Bahkan sampai ada seorang seniman (dadakan) yang menyindir seorang Aktor-dadakan juga- terkenal dari Dirjen Pajak Indonesia dengan lantang berteriak dalam karyanya bahwa “Nyatanya di negri ini, hukuman bisa dibeli!” yang sangat jujur namun tajam menusuk telinga.

https://i0.wp.com/jakpress.com/www.php/news/images/12566/Remunerasi-Reformasi-Birokrasi-untuk-Perkaya-Diri.jpg

Lalu bagaimana cara menginsyafkan Hukum & HAM di negeri karangan Soekarno ini? Yah benar, dengan perubahan tentunya. Perubahan yang seperti apa? Perubahan secara perlahan atau ada seorang ilmuwan sensasional Eropa yang menggunakan istilah Evolusi untuk menyebutnya. Seperti yang kita tahu sejarah itu Gak akan pernah bohong. Kita semua tahu Revolusi telah terjadi di bumi Allah Indonesia tahun 1945, disusul Reformasi tahun 1998.Tapi apa hasilnya?Malah membuat Hukum, Birokrasi & HAM kita semakin jauh terpuruk dari sebelumnya bukan?

 Sekaranglah saatnya berevolusi. Para pemimpin tanggalkan baju partai mu & ingat tanggung jawab mu. Para hamba Tuhan sebarkanlah kebenaran & hilangkan permusuhan serta cintailah perbedaan. Para penerima nikmat Tuhan, manfaatkan lah itu selagi Allah masih memberikannya. Dan Kalian wahai pelajar, ingatlah “Sadar adalah kunci utama untuk belajar”. Utamakan kepentingan bersama & hindari kepentingan pribadi/kelompok. Karena itu hanya bersifat semu & sementara. Semoga celotehan saya kali ini bisa berguna bagi semua yang membacanya. Amin d^_^b

 

_________________________________________________

 

Sebuah surat yang amat singakat bukan kawan ? Ayo komennya d^_^b

Tinggalkan komentar

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: